Ruang Kelas Adikku
Aku
membuka pintu kelas perlahan-lahan. Aku melihat sebuah jendela yang terbuka. Di
samping jendela, tampak sebuah meja guru yang memakai taplak coklat. Di atas
taplak nampak ada sebuah vas bunga dari kayu. Vas bunga tersebut bergambar
beberapa kuntum bunga matahari seperti
bunga yang ada didalamnya. Disebelahnya tergeletak sebuah agenda kelas yang
terbuka dan kalender duduk.
Aku
lalu memasuki ruang kelasnya dengan langkah yang lambat. Aku memalingkan
pandanganku ke arah kanan. Tampak sebuah papan tulis yang bersih tanpa coretan.
Di sebelah kiri papan tulis tersebut, terpasang sebuah tempat spidol yang
berwarna biru. Dan disebelah kanan papan tulis terdapat papan madding yang di
penuhi dengan karya siswa.
Aku
lalu memutar badanku untuk melihat bagian belakang kelas. Terpasang sebuah
denah duduk dan daftar kelompok belajar.
Selain itu, di sebelah dinding kiri kelas terpasang jadwal pelajaran yang
berwarna kuning dan di hiasi menggunakan pernak pernik. Daftar pelajaran itu
disusun tak berurutan, huruf-hurufnya dari guntingan kertas. Meski nampak tidak
rapi namun cukup bagus dan menarik.
Aku pun
menyusuri bangku kosong di depanku, lalu aku duduk di sebelah jendela yang agak
terbuka. Dan aku pun duduk manis.






0 comments:
Post a Comment