Deskripsi Stasiun Pondok Ranji



Stasiun Pondok Ranji

       Tepat pukul 15.00 WIB aku turun dari angkot berwarna putih yang bertuliskan S10. Aku menginjakkan kakiku tepat didepan Stasiun Pondok Ranji. Kulihat kereta yang baru saja tiba di Stasiun Pondok Ranji menurunkan beberapa penumpang dari arah Jakarta yang membuat Stasiun Pondok Ranji ramai. Saat itu suasana lalu lintas di depan Stasiun pun cukup ramai sehingga menimbulkan kemacetan. Ketika ingin menuju loket tiket barisan mobil diparkir di halaman Stasiun. Ada beberapa pedagang makanan yang menambah suasana ramai di depan stasiun. Ada juga barisan tukang ojek yang sedang menarik penumpang yang baru saja turun dari kereta.

       Antrian di loket tiket tidak begitu ramai. Stasiun Pondok Ranji mempunyai 4 loket tiket tetapi yang berfungsi hanya 2 loket. Beberapa orang duduk di lantai sambil memakan makanan, ada juga yang sedang berbincang. 2 orang sales berusaha menawarkan kartu commuter line kepada para penumpang. Aku masuk ke antrian yang saat itu hanya ada 3 orang. 2 orang ibu – ibu dan 1 orang anak sekolah. Setelah membeli tiket untuk jurusan Tanah Abang. Aku mulai memasuki peron kereta. Sebelum memasuki peron Aku harus menempelkan kartu keretaku di mesin kartu agar bisa memasuki peron. Ketika kartu kereta terdeteksi  makan mesin akan memberi respon dari tanda X berwarna merah berubah menjadi tanda Ceklis berwarna hijau. Di depan mesin pendeteksi kartu ada 3 orang satpam yang sedang berjaga.

       Stasiun Pondok Ranji memiliki 2 peron yaitu Peron 1 untuk ke arah serpong dan peron 2 untuk ke arah Tanah Abang. Ketika sudah menempelkan kartu ke mesin kita akan masuk ke peron 1 berjalan sekitar 2 meter ada Masalah yang kecil yang di jaga oleh ibu-ibu paruh baya. Masalah Stasiun Pondok Ranji lumayan bersih terdapat 2 kamar mandi untuk membuang air dan 2 kran untuk berwudhu. Di sebelah kanan masalah terdapat Ruangan Kepala Stasiun Pondok Ranji  dan Ruangan Staff Stasiun Pondok Ranji dimana di depan ruangan tersebut ada sebuah majalah dinding yang berisi tentang jadwal keberangkatan kereta serta pengumuman lainnya.

Untuk menuju ke peron 2 aku menyebrangi rel kereta. Kulihat ibu yang sedang memangku anaknya duduk di bangku yang disiapkan untuk menunggu kereta. Jam di handphoneku menunjukkan pukul 15.17. kereta jurusan Tanah Abang tiba pukul 15.22. Semakin lama Stasiun Pondok Ranji semakin ramai. Khususnya di peron 2. Pegawai stasiun mengumumkan bahwa commuter line tujuan Tanah Abang sudah berangkat dari Stasiun Sudimara lewat Microphone yang terhubung dengan toa sehingga calon penumpang commuterline bisa mendengar. Aku menuju ke ujung peron sebelah kanan agar dapat menaiki gerbong kereta khusus wanita. Dari arah barat kulihat kereta berwarna orange hitam menuju stasiun. Beberapa orang yang baru membeli tiket berlari agar tidak tertinggal kereta. Sesekali aku lihat orang yang baru turun dari angkutan umum pun berlari berharap tidak tertinggal kereta. Kereta pun tiba dan aku menuju rumahku di daerah Tomang Pulo.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment