ANYER

Minggu ini aku pergi bertamasya ke salah satu pantai yang terdapat di Indonesia, yaitu pantai Anyer. Dimulai dari persiapanku di pagi hari tepat pukul 07.00 WIB. Beberapa ekor ayam yang berkeliaran dan bercengkrama di luar rumah, sambil megeluarkan suara khas “petok-petok” yang menandakan bahwa hari memang sudah pagi. Ketika itu matahari yang sudah agak kelihatan teriknya mulai bergerak naik dari arah timur, sambil memancarkan sinar cahayanya yang menyilaukan mata. Setelah kami semua menyiapkan berbagai macam perlengkapan dan memasukannya ke dalam mobil, kami siap bergegas untuk mengawali liburan di pagi ini.
Sepanjang perjalanan yang kami lewati, kami selalu menyanyikan lagu yang diputar dari radio Prambors berfrekuensi 102.20 FM. Lagu yang diputar membuat suasana di dalam mobil menjadi amat sangat ceria dan penuh dengan ekspresi canda tawa. Padahal di luar sana panas terik matahari yang mulai meninggi membuat pancaran cahayanya hingga menembus kaca mobil, sehingga agak membuat silau mata kami. Namun udara yang terdapat di dalam mobil terasa amat sangat sejuk dan dingin dikarenakan ACnya double blower yang terpasang di dalamnya. Disepanjang jalan Tol kami banyak melihat area persawahan yang berwarna hijau mulai menguning, itu tandanya padi yang sebentar lagi harus dipanen.
Setelah beberapa jam perjalanan, kami keluar melalui pintu Tol Cilegon Barat. Setibanya kami di area Krakatau Steel, kami langsung disambut dengan butiran debu yang amat sangat banyak sekali bertebaran disepanjang jalan yang terbawa oleh angin. Pohon dan rerumputan yang ada di sana juga diselimuti oleh debu, ditambah jalanan yang berlubang dan terik matahari yang sangat menyengat panasnya. Jalanan berlubang itu karenakan banyaknya truk bermuatan besar yang lalu lalang melewati jalanan tersebut. Setiap pengendara motor yang melalui jalan tersebut pasti menggunakan alat pelindung seperti masker dan jaket.
Setelah berjalan melewati area Krakatau Steel kami terus menelusuri jalanan yang terik cahayanya tidak pernah redup. Setelah beberapa menit tibalah kami semua di Pantai Pasir Putih Anyer dan lalu mengegas mobil kami untuk berparkir di area yang sangat luas namun teramat sangat panas. Pepohonan yang ada disana tidak terlalu banyak dan besar sehingga tempat untuk berteduh dari sengatan matahari sangat kurang.
Setelah mobil terparkir, kami semua turun dari mobil dan langsung disambut oleh pemandangan laut dan pasir yang sangat luas serta tiupan angin yang kencang dan suara deburan ombak yang memanggil untuk menceburkan diri ke dalam lautan. Tapi kami semua memutuskan untuk mengisi perut yang sudah berirama bagaikan keroncong koplo semenjak perjalanan dimulai. Kami sengaja menunggu beberapa jam supaya matahari lebih condong ke arah barat sambil bercengkrama dan mencari tempat teduh untuk menghindari terik matahari.
Setelah matahari agak mengarah ke barat, kami memutuskan untuk bermain air kedalam lautan. Pertama-tama kami berjalan menelusuri butiran-butiran pasir putih yang sangat lembut. Ku injakkan kaki ini menyentuh pasir yang agak terasa hangat karena disinari oleh matahari yang sangat terik. Lama-lama kakiku menapak di pasir yang agak basah dan sampailah kakiku ini masuk ke dalam lautan hingga batas pinggang. Airnya terasa sangat hangat dan di dalamnya terdapat banyak sekali pasir yang terbawa oleh ombak. Ombak yang berdeburan tidak pernah berhenti dan suara kegembiraan anak-anak kecil, sehingga membuat suasana semakin ramai dan seru. Kami semua berbasah-basahan sambil mecipratkan air laut kepada teman kami sendiri.

Tidak diduga hari sudah semakin sore, matahari yang tadinya agak condong ke barat sekarang benar-benar berada di sisi barat laut. Matahari yang tadinya membuat kami silau berubah warna menjadi kuning keoranye-an. Kami memutuskan untuk melihat sunset yang indah itu bersama-sama, sambil ditemani suara teriakan anak-anak yang bermain air, hempasan angin laut dan  deburan ombak yang sekana membuat kita merasa sangat menikmati alam hasil ciptaan Allah SWT yang sangat luar biasa. Setelah puas bermain air dan hari suda gelap kami segera membersihkan badan dan bergegas untuk kembali ke Jakarta.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment