Siti Aisyah Fatmah - Deskripsi Stasiun Pondok Ranji

Tepat pukul 15.00 WIB aku turun dari angkot berwarna putih. Aku menginjakkan kakiku tepat di Stasiun Pondok Ranji. Kulihat kereta yang baru saja tiba di Stasiun Pondok Ranji menurunkan beberapa penumpang dari Jakarta yang membuat stasiun bertambah ramai dengan orang yang berlalu lalang. Saat itu pun suasana lalu lintas di depan stasiun cukup ramai sehingga menimbulkan kemacetan. Ketika ingin menuju loket tiket, barisan mobil terparkir dihalaman stasiun. Ada beberapa pedagang makanan yang menambah suasana ramau di depan stasiun. Ada juga barisan tukang ojek yang sedang menarik penumpang yang baru saja turun dari kereta.

Antrian diloket tiket tidak begitu panjang. Stasiun Pondok Ranji mempunyai 4 loket tetapi yang hanya di fungsikan hanya 2 loket. Beberapa orang duduk dilantai sambil makan, ada juga yang aedang berbincang. Dua orang sales berusaha menawarkan kartu commuter line kepada para penumpang kereta.. aku masukke antrian yang saat itu hanya ada 3 orang , dua orang ibu-ibu dana satu orang anak sekolah. Seelah membeli tiket untuk jurusan Tanah Abang. Aku mulai memasuki peron kereta. Sebelum memasuki peron aku harus menempelkan kartu keretaku di mesin pedeteksi kartu yang dijaga 3 orang petugas keamanan agar bisa masuk kedalam peron. Ketika kartu bisa digunakan maka mesin akan memberi respon dari tanda X berwarna merah berubah menjadi tanda ceklis berwarna hijau dan pintu pun terbuka.


Stasiun Pondok Ranji memiliki 2 peron yaitu, peron 1 untuk kereta yang menuju ke arah Serpong dan peron 2 untuk kereta yang menuju Tanah Abang. Dari mesin pedeteksi kartu kita akan memasuki peron 1 berjalan sekitar 2 meter terdapat musalah yang kecil dan ketika masuk kan ada ibu penjaga musalah. Musalah Stasiun Pondok Ranji lumayan bersih di dalamnya terdapat 2 kamar mandi untuk buang air dan 2 kran untuk berwudhu. Sebelah kanan musalah ada ruangan kepala stasiun yang bersebelahan juga dengan ruangan staff Stasiun Pondok Ranji dimana di depan ruangan tersebut ada sebuah majalah dinding yang dipasang jadwal keberangkatan kereta.

Untuk menuju ke peron 2, aku menyebrangi rel kereta. Kulihat ibu yang sedang memangku anaknya duduk di bangku yang di siapkan untuk menunggu kereta. Jam di ponselku menunjukkan pukul 15.17 WIB sedangkan kereta Jurusan Tanah Abang tiba pukul 15.22 WIB. Wemakin lama suasana di Stasiun Pondok Ranji semakin ramai khususnya di peron 2. Pegawai stasiun mengumumkan bahwa commuter libe jurusan Tanah Abang sudah berangkat dari Stasiun Sudimara. Aku menuju ke bagian ujung peron 2 sebelah kanan agar dapat menaiki gerbong khusus wanita. Dari arah barat kulihat kereta berwarna orange dan hitam yang sedang menuju stasiun. Beberapa penumpang yang baru saja membeli tiket berlarian agar tidak tertinggal kereta. Sesekali aku juga melihat orang yang baru turun dari angkutan umum pun berlari berharap tidak tertinggal kereta. Kereta pun tiba dan aku menaiki gerbong khusus wanita yang hanya berisi beberapa orang untuk menuju rumahku di Tomang Pulo














  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment