Puncak


Puncak

            Pagi ini aku berada disuatu tempat yang sangat sejuk, ya aku berada di Puncak, Bogor. Aku dan teman-teman ku sedang berlibur di salah satu Villa di daerah Puncak. Dengan udara yang sangat sejuk ini, aku melangkahkan kakiku untuk sedikit meregangkan otot-ototku yang sedikit kaku. Aku berjalan bersama teman-temanku menuju salah satu kebun teh yang berada didekat Villa yang kami tempati.
            Sesampainya di kebun teh, kami memutuskan untuk mengitari kebun yang cukup luas ini dengan udara yang sangat sejuk dipagi hari. Di sini sangat ramai, banyak orang-orang yang sengaja berdatangan hanya untuk menikmati betapa sejuknya udara yang sudah tidak kita dapat di Jakarta. Ada yang berfoto-foto bersama keluarga maupun teman-teman. Ada juga yang menunggangi seekor kuda yang memang disewakan disini. Disini juga terdapat beberapa penjual makanan dan minuman.
            Jam sudah menunjukkan pukul 13.00 siang, aku dan teman-teman memutuskan untuk kembali ke Villa. Sesampainya di Villa kami pun langsung makan siang, sholat dan tentunya istirahat. Langit sudah menunjukkan perubahan dari siang ke sore hari, kami memutuskan untuk pergi jalan-jalan. Dan kami pun sudah berada di Masjid At-taawun yang sangat terkenal di Puncak ini, kami pun menjalankan sholat Ashar.
            Langit sudah semakin gelap, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Dan kami pun sekarang sudah sampai di Puncak Pass. Kami memutuskan untuk mencari warung makan yang berada disekitar sini. Terlihat dari dalam mobil, kabut sangat tebal diluar sana dan ketika aku membuka pintu mobil, seketika udara dingin menusuk tubuhku. Aku memakai jaket yang cukup tebal untuk melindungi tubuhku dari udara dingin. Dan akhirnya kami memutuskan untuk mencari makanan yang pas untuk menghangatkan tubuh ini. Setelah selesai makan, aku dan temanku keluar untuk menikmati udara dingin yang sangat jarang dirasakan bila berada di Ibu Kota. Disini sangat ramai, orang-orang banyak yang berdatangan baik menggunakan kendaraan roda empat maupun mendaraan roda dua. Tidak terasa malam semakin larut. Aku dan teman-temanku memutuskan untuk kembali ke Villa dan berisitirahat.
Ahmad Izzuddin Rohmatulloh
1112046200029 ( Deskripsi Suasana )

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment