PERGI KE MAKAM
“bunga ..bunga.., air mawar Cuma lima ribuan “ begitulah
suara para penjual bunga di pemakaman ini yang menjajakan daganganya kepada
para peziarah
Aku mulai memasuki gapura pemakaman, gapura itu berwarna
hitam tingginya sekitar sepuluh meter diatasnya bertuliskan “TAMAN PEMAKAMAN
UMUM TANAH KUSIR” . WAWW horror sepertinya. Pagi ini begitu cerah dan
hangat suasana disini terasa damai dan
sunyi dengan sedikit aroma mistis di sekitar pemakaman ini.
Tiba _tiba Aku melihat
sosok perempuan berambut panjang dengan mengenakan gaun putih berdiri di
pinggir makam dengan membawa dua kantong bunga-bunga dan dua botol air mawar di
tanganya . ohh ternyata dia adalah penjual bunga, kemudian aku hampiri ibu itu
dan aku beli bunga beserta air mawar dengan sekertas uang berwarna hijau
bergambar pahlawan nasional seniali 20.000.
Aku berjalan sembari mencari makam pamanku, tetapi seperti
ada yang menarikku untuk kembali . tepat di sebelah kiriku aku lihat sebuah
gerobak coklat dengan dua roda di bawahnya dan ditulis di kaca gerobak itu “BAKSO
MALANG” WAWW menggoda selera . aku mampir sejenak untuk makan bakso.
Tak lama kemudian aku sudah berada di depan sebuah persegi
panjang berukuran 2x1meter terbuat dari tanah liat tumbuh diatasnya rerumputan
hijau dan menancap diatasnya batu nisan. Tak lain adalah makam pamanku.
Lalu aku mengeluarkan buku kecil berwarna hijau bertuliskan “Yasin
dan Tahlil” kemudian aku membacanya dan berdoa.






0 comments:
Post a Comment