Deskripsi Suasana & Waktu


Sore Di Dreamland

            Sudah menunjukan pukul empat Waktu Indonesia Bagian Tengah, terlihat matahari ke kemerahan berada di sebelah barat. Sinarnya memancar begitu hangat hanya sedikit awan yang menghiasi pada saat itu menambah cantik pantai yang disebut tanah impian di pulau dewata itu. Warna laut yang putih menjadi warna gradasi antara emas, biru, biru muda dan putih. Pasir putih yang kontras dengan karang-karang bewarna campuran coklat, krem, abu-abu dan hitam menambah eksotisnya pantai ini. Airnya hangat dan deburan ombak teratur dan besar mengundang siapa saja untuk berselancar atau hanya sekedar membasahi tubuh.
            Saat-saat seperti ini sangat ditunggu-tunggu oleh kebanyakan orang untuk mengabadikan cantiknya matahari terbenam di pantai ini. Disaat yang sama banyak para peselancar dari berbagai macam belahan dunia mencoba ombak pulau impian ini untuk menguji keahlian mereka karena ombaknya terkenal kuat dan besar. Tidak jauh dari tangga masuk pantai terdapat banyak bangku panjang untuk berjemur dengan payung dan meja menghadap pantai. Selain kursi banyak juga wisatawan yang menggunakan tikar untuk menyaksikan indahnya matahari terbenam dan pantai ini.
            Tidak jauh dari aku berdiri banyak anak kecil yang berlarian kegirangan. Suara-suara riang mereka mengingatkanku bahagianya waktu ku kecil. Keramaian ini pun dimanfaatkan oleh para pedagang untuk menjajakan bisnis mereka seperti membuat tato atau hanya menyewakan tempat duduk untuk bersatai. Ada pula yang menawarkan minuman atau makanan. Kira-kira 20 meter sebelah kanan dari aku berdiri ada sebuah menara yang berfungsi untuk mejaga pantai, menara itu berisikan dua orang penjaga, terdapat pelampung, sirine, lampu dan pluit sebagai alat jaga mereka.
            Sedikit demi sedikit matahari nan cantik pun hilang bagai ditelan air laut. Sedikit demi sedikitpun pantai yang berhiaskan orang banyak pun makin semakin sepi. Pasir putih yang lembut juga terkena pasangnya air laut yang menyebabkan semakin luasnya pantai. Tak terasa sudah pukul tujuh kurang lima belas Waktu Indonesia Tengah. Dan aku pun mengakhiri perjalananku di tanah impian ini.
           
           

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment