Bawang Merah dan Bawang Putih dengan Sosial Media


Alkisah, hiduplah sebuah keluarga yang hidup dengan tenteram dan damai. Keluarga ini terdiri dari ayah, ibu, dan anak semata wayangnya bernama Bawang Putih. Namun, ketenteraman dan kedamaian ini terganggu lantaran si ibu jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Kejadian tersebut membuat keluarga kecil itu bersedih karena kehilangan orang yang dicintai.
          Tak jauh dari rumah mereka, tinggallah seorang janda dan putrinya bernama Bawang Merah. Ketika ibu Bawang Putih telah meninggal, kedua orang ini sering datang ke rumah Bawang Putih. Pada awalnya, antara ibu Bawang Merah dengan ayah Bawang Putih hanya saling berbincang saja. Namun, lama-kelamaan, timbul juga pemikiran di pikiran ayah Bawang Putih untuk mempersunting ibu Bawang Merah. Ayah Bawang Putih tidak ingin putri semata wayangnya tumbuh tanpa kehadiran seorang ibu.
          Setelah berdiskusi dengan Bawang Putih, keduanya pun melangsungkan pernikahan. Saat baru menikah, ibu tiri dan Bawang Merah sangat baik terhadap Bawang Putih. Akan tetapi, ternyata itu hanyalah kamuflase keduanya. Diam-diam, keduanya merencanakan sesuatu untuk menyingkirkan Bawang Putih.
          Maka, ibu tiri dan Bawang Merah menyuruh Bawang Putih melakukan banyak pekerjaan rumah yang berat-berat. Tentunya, semua beban ini tidak diceritakan Bawang Putih kepada ayahnya. Lagipula, setelah menikah dengan ibu Bawang Merah, ayahnya bukannya kunjung bahagia melainkan malah sakit-sakitan yang berujung pada kematiannya.
          Bawang Putih yang sedih mengetahui dirinya sebatang kara tetap tak bisa berbuat apapun dihadapan ibu tiri dan Bawang Merah. Satu-satunya hal yang bisa dilakukannya adalah mematuhi perintah ibu dan saudara tirinya. Bawang Putih berharap keduanya bisa berubah. Namun, mereka malah semakin menjadi-jadi.
          Suatu hari, ketika Bawang Putih pergi ke sungai untuk mencuci, baju kesayangan ibu tirinya hanyut terbawa arus sungai. Bawang Putih melapor kepada ibu tirinya. Namun, bukannya mengasihaninya, ibu tiri Bawang Putih malah menyuruh untuk mencarinya sampai ketemu. Jika tidak, Bawang Putih tidak diperbolehkan pulang.
          Bawang Putih menyusuri sungai untuk mencari baju kesayangan ibu tirinya. Namun, sejauh kakinya melangkah tidak ditemukannya baju kesayangan ibunya. Padahal hari sudah malam. Bawang Putih hampir saja menangis jika tidak melihat lampu minyak di gubuk tepi sungai. Bawang Putih pun menghampirinya.

 *****
Tok. Tok. Tok. Bawang Putih mengetuk pintu gubuk itu.... 
            Sambil mengetuk pintu, Bawang Putih mengucapkan salam. Keluarlah seorang perempuan tua setengah baya yang berpenampilan nyentrik dan menjawab salamnya. Bawang Putih segera menjelaskan maksud tujuan kedatangannya kepada nenek gaul itu. Dia bertanya pada nenek itu apakah melihat pakaian milik ibu tirinya yang berwarna merah. Lalu nenek gaul itu memberitahu kalau ia yang menemukannya. Hati Bawang Putih agak sedikit lega dan tenang karena bajunya sudah ditemukan. Lalu Bawang Putih bermaksud untuk mengambil pakaian itu dan segera ingin dibawanya pulang karna hari sudah mulai gelap. 
Namun nenek gaul itu berjanji akan mengembalikan bajunya asalkan Bawang Putih mau menemaninya selama beberapa hari saja, karena nenek gaul itu tinggal sendirian dan kesepian. Nenek gaul itu tidak memiliki handphone untuk berbagi kisah hidupnya kepada dunia maya. Bawang Putih pun menuruti kemauan nenek gaul tersebut dengan senang hati asalkan bisa membawa pulang kembali pakaian ibu tirinya. Selama Bawang Putih di sana banyak hal yang mereka lakukan dan tidak lupa untuk mengunggah segala kegiatan mereka berdua ke sosial media dan mengabadikannya melalui foto narsis ala mereka berdua. Nenek gaul itu merasa senang ditemani oleh Bawang Putih karena dia adalah gadis yang baik, rajin, cantik dan gaul. Jadi banyak mengajarkan nenek itu tentang dunia maya dan luar.
Sesuai janjinya nenek gaul itu akan mengembalikan baju yang ia temukan dan saat Bawang Putih ingin kembali pulang, nenek gaul itu memberikan sebuah hadiah seekor “Ikan Mas”. Karna di dalam gubuknya banyak sekali ikan yang ia tangkap, dari sungai yang berada dekat dengan gubuknya. Bawang Putih dengan senang hati menerima hadiah dari nenek gaul itu dan berfoto bertiga lalu mempostingnya ke Path, Instagram, Twitter, Facebook dan Line. Dia juga berjanji akan merawat dan menyayangi ikan tersebut.

Sesampainya di rumah Bawang putih tidak lupa nge-Path melalui ponselnya dan langsung menyerahkan baju milik ibu tirinya, sementara itu dia pergi ke dapur untuk memindahkan Ikan Mas yang dibawanya. Saat Bawang Putih sedang meratapi nasibnya sebagai anak tiri melalui account twitter-nya di dapur, dia sempat terkejut karna mendengar suara tapi tidak terlihat wujudnya. Dan alangkah ajaibnya suara tersebut keluar dari seekor Ikan Mas yang dapat berbicara selayaknya manusia biasa. Bawang Putih sekarang menjadi lebih senang karena dia memiliki sahabat baru yang bisa diajak untuk curhat tentang kehidupannya yaitu seekor Ikan Mas ajaib.
Sampai pada suatu saat Bawang Merah mengetahui hal tersebut dari timeline di twitter-nya dan langsung memberitahukan kepada ibunya. Lalu mereka berdua memiliki rencana yang sangat licik. Mereka sengaja menyuruh Bawang Putih untuk mencuci pakaian kotor yang banyak sekali agar Bawang Putih tidak cepat kembali pulang. Sesampainya Bawang Putih di rumah, Bawang Merah dan ibunya yang biasanya marah-marah berubah menjadi baik dan menyuruhnya makan masakan yang mereka masak. Tanpa mempunyai rasa curiga si Bawang Putih lalu menyantap ikan yang mereka buat dan sebelum dimakan dia memfoto dan mengunggahnya sambil berkata “tumben dibuatin makanan sama ibu dan saudara tiri hihi”. Lalu si Bawang Merah dan ibunya memberitahu bahwa ikan yang dia makan adalah ikan yang berada di dapur. Betapa syok terkejutnya Bawang Putih sambil menangisi Ikan Mas (sahabatnya) yang telah dimasak oleh saudara tirinya.
Bawang Putih dengan rasa sedih lalu menguburkan sisa duri Ikan Mas itu sambil menangisinya dan memposting foto kuburan itu untuk dimasukkan ke dalam sosial media Path, Instagram, Twitter dan Facebook sambil berkata “selamat jalan sahabat ajaibku Ikan Mas”. Air mata yang keluar dari mata Bawang Putih turun menetesi tanah tersebut. Keesokan harinya tumbuhlah tanaman bunga yang berwarna keemasan. Setiap hari Bawang Putih selalu merawat tanaman itu dengan penuh kasih sayang dan rutin memposting foto perkembangan bunga tersebut ke dalam sosial media seperti Path, Instagram, Twitter dan Facebook.
Sampai pada suatu hari ada seorang Pangeran Kerjaan yang berteman dengan Bawang Putih di sosial media Path, pangeran itu ingin mengetahui bentuk asli tanaman itu dan dia mencoba menelusuri alamat yang tertera melalui Google Maps, di mana Bawang Putih tinggal. Akhirnya pangeran itu menemukan tepat letak tanaman itu berada. Kedatangan pangeran tersebut disambut oleh Bawang Merah dan ibunya. Pangeran segera bertanya kepada mereka bahwa siapakah diantara kalian yang bernama Bawang Putih. Tetapi, dengan lantang Bawang Merah mengaku bahwa dia adalah Bawang Putih, tetapi pangeran tidak percaya karna wajah wanita itu berbeda dengan postingan foto wajah Bawang Putih selama ini. Lalu pangeran itu melihat Bawang Putih berdiri dibelakang mereka dan pangeran langsung menghampiri Bawang Putih dan bertanya langsung kepadanya, lalu Bawang Putih menceritakan asal mula semuanya kepada pangeran itu.
Lalu tidak disangka seketika turunlah hujan yang membuat Bawang Merah dan ibunya kembali ke dalam rumah. Namun pangeran dan Bawang Putih tetap berada di luar sambil melirik satu sama lain. Hujan cukup lebat namun bukan suara petir yang mengiringinya melainkan alunan music india yang membuatnya menggoyangkan anggota tubuh bagian tangan, kaki, dan kepala. Mereka akhirnya menari-menari sambil menyanyikan lagu-lagu yang merdu dengan ciri khas krincing-krincing gelang dan tidak lupa untuk mengabadikannya melalui phone celuler dan langsung mengunggahnya ke Youtube.
Mulailah dari situ pangeran dan Bawang Putih memutuskan untuk berpacaran lalu menikah dan hidup bahagia selamanya. Tidak lupa mereka selalu mengabadikan moment dan berbagi melalui Sosial Media karna mereka dipertemukan oleh Allah SWT memalui dunia maya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment